Saturday, 12 June 2021

Jawaban Doa Begitu Dekat | The Power of Doa #1

 

Assalamu'alaikum :)

Hewooo gaes, di kesempatan kali ini aku mau sharing pengalaman pribadi tentang kekuatan doa. Semoga bisa menjadi pelajaran, atau syukur-syukur bisa menjadi inspirasi buat teman-teman yang baca. Juga, dengan sharing cerita ini aku murni ingin berbagi, tanpa bermaksud memojokkan atau menjelek-jelekkan pihak tertentu :)

***

Selepas kelulusanku beberapa tahun lalu, aku langsung diterima kerja di sebuah perusahaan yang merupakan bukaan cabang baru. Jadi bisa dibilang aku termasuk deretan karyawan pertama di sini. Karena awamnya pengalamanku akan dunia kerja (maklum fresh graduate) dan aku tipe orang yang loyal dengan apa yang aku kerjakan, aku mengerjakan banyak sekali job saat itu. Selain itu, karena masih cabang baru, fikirku, aku menaruh banyak 'maklum' bahkan pada hal-hal yang sebenarnya tidak bisa dimaklumi.

Tak sampai waktu yang lama, dalam beberapa bulan, aku merasa kurang nyaman dengan sistem kerja yang diterapkan atasanku, dan ada beberapa hal juga yang membuat kami (aku dan rekan-rekan kerjaku) pikir perlu diselesaikan. Namun, mengubah orang lain bukan hal mudah. Memperbaiki keadaan bukan hal yang gampang. Apalagi jika kami hanya dianggap 'anak ingusan' yang nggak tahu apa-apa.

Sabar, tapi tetap cari solusi.

Kalo nggak betah, kenapa nggak resign aja?

Banyak yang mempertanyakan hal ini. Tapi bagiku resign juga bukan hal yang mudah, Aku pun sambil cari-cari pekerjaan lain saat itu, tapi sepertinya tidak direstui :D  Pokoknya ada banyak pertimbangan kenapa nggak memilih langsung resign aja. 

Sampai di titik jenuh

Setiap orang pasti akan sampai pada titik jenuhnya. Demikian juga aku. Ketika sudah sangat jenuh, dan tak kunjung dapat solusi, lari pun tak bisa, akhirnya aku pasrahkan semuanya dalam doa-doaku.

 "Allah, setiap amanah datangnya dari Engkau, setiap orang yang hadir dalam hidup hambadan bagaimana mereka memperlakukan hamba semuanya adalah atas kehendak-Mu. Maka, jika Engkau tikdirkan hamba di tempat ini, jauhkan hamba dari orang-orang yang dzolim, dan jika sudah cukup amanah hamba di sini, maka hamba mohon kemudahan untuk keluar dari sini dan mohon gantikan dengan tempat yang lebih baik."

Begitulah doaku. Tidak sekedar doa, itu betul-betul jadi harapan terbesarku saat itu. Kadang aku berpikir bahwa permintaanku konyol, karena jika tidak aku usahakan 2 hal tersebut agak mustahil.

Tapi ternyata...

Selang sebulan kemudian, surprise dari Allah datang. Atasanku diberhentikan dari tugasnya, dan kantor kami digantikan dengan kepala baru. sampai sekarang kadang masih tidak menyangka, Allah jawab doaku dengan cepat dan tepat. :')

***

Sering kali kita lupa, bahwa hal-hal kecil pun terjadi atas kehendak Allah. Tapi kita hanya meminta hal-hal dan kebaikan yang sifatnya besar. Kalau kata Ust. Hanan Attaki, Allah tuh senang kita doa minta banyak hal. Meskipun kita kesannya minta-minta terus. Tapi itu lebih baik dibandingkan kita 'lupa' minta sama Allah.

Rasulullah pernah bersabda,

إِذَا تَمَنَّى أَحَدُكُمْ فَلْيُكْثِرْ فَإِنَّمَا يَسْأَلُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

“Barangsiapa yang mengangankan sesuatu (kepada Allah), maka perbanyaklah angan-angan tersebut karena ia sedang meminta kepada Allah ‘Azza wa Jalla.” (HR. Ibnu Hibban no. 889, dishahihkan al-Albani dalam Shahih al–Jami’ no. 437)

Apapun kesulitan yang sedang kita alami, apapun hal yang mengusik pikiran kita, semoga Allah jaga hati kita untuk tetap dekat dengan-Nya dan lisan kita untuk terus menyebut nama-Nya.

Salam,

-Kacapiring-

0 komentar:

Post a Comment